Belajar dari 5 Petuah Pengusaha Muda Indonesia, Mencerahkan Milenial untuk Berbisnis

Siapa sich yang tidak tahu William Tanuwijaya, si pendiri salah satunya e-commerce paling besar di Indonesia Tokopedia. Saat sebelum sebesar saat ini William bahkan juga akui cuman berawal dari keluarga simpel di Pematang Siantar, saat kuliah dia sempat cari tambahan pendapatan dengan bekerja sebagai penjaga warnet.

Dari pengakuan itu kita dapat ambil ringkasan begitu keutamaan arah yang terkonsep saat sebelum mengawali usaha. Maknanya untuk periode yang lama apabila ingin lagi bertahan kamu tidak dapat tuch mengawali dengan sembarangan, harus ada penghitungan untuk tiap keputusan yang diputuskan ya~

Pebisnis muda yang ini pas sekali bisa predikat ‘from zero to hero’. Membuat salah satunya e-commerce yang bernama bahkan juga telah tidak asing di telinga warga Indonesia. Dia punyai kisah perjalanan profesi yang dapat disebut tidak begitu mulus. Bisa penampikan dari sebagian orang sampai pada akhirnya perjuangan Zaky dekati kata konstan saat disodori beberapa investor.

“Untuk bikin usaha besar karena itu kita harus punyai gagasan yang edan,” kalimat yang dilemparkan lelaki berumur 34 itu saat diinterviu oleh Najwa Shihab diambil dari Cerita TV.

“YOLO (You Only Live Once) dapat bermakna dipakai untuk party-party (kesenangan) atau membuat suatu hal yang besar, dan gue pilih membuat suatu hal yang besar sebab masih terbilang muda”, sebut Edward Tirtanata seperti diambil dari Youtube Kumparan.com

Cuplikan ini pas sekali sebagai pengingat jika periode muda tuch periode di mana kita dapat untuk. Smenambahkan pengalaman dan membuat suatu hal yang berguna untuk seseorang. Mumpung ada di umur produktif kan.

A post shared by Nadiem Anwar Makarim (@nadiemmakarim)

“Momen ialah hal yang tidak abadi, selalu naik dan turun. Bila kamu tidak tangkap momen itu ketika terbaik, kamu akan kehilangannya.”

Maknanya sebagai pelaku bisnis harus dapat menyaksikan kesempatan terbaik di tiap keadaan dan waktu. Soalnya kita semua paham kan jika peluang itu jarang-jarang. Ssekali tiba 2x, jadi jika sudah ada yang jelas kamu harus cepat memakainya.

A post shared by Diajeng Lestari (@diajenglestari)

“Kreasi tidak akan keluar jika stress dan cape. Malah saat santai, kreasi akan keluar. Jadi harus blend di antara kehidupan individu dan bekerja”