Mengenal 5 Sociopreneur Sukses, Pebisnis yang Bukan Hanya Kaya tapi Juga Beri Dampak Sosial

Arah dari sociopreneur tidak cuma untuk keuntungan individu tetapi juga memakmurkan beberapa orang disekelilingnya. Walau banyak yang disumbang, beberapa figur di bawah ini kenyataannya masih dapat sukses lo jadi seorang sociopreneur. Baca yok siapa!

Sepatu yang ini kuat dengan kesan-kesan kekinian dan casual yang pas untuk anak muda, tapi rupanya awalnya narasi merk sepatu ini cukup memilukan lo. Waktu itu, Blake Mycoskie si pendiri TOMS akui ke Argentina dan menyaksikan banyak anak yang kakinya terluka sebab mereka tidak mempunyai sepatu. Tahun 2006 pada akhirnya dia membangun usaha ini dengan menyumbangkan satu pasang sepatu untuk tiap satu pasang sepatu yang terjual. Sekarang telah ada lebih satu juta pasang sepatu yang didonasikannya. Tidak itu saja, tahun 2011 Mycoskie menginisiasi pergerakan kacamata atau operasi mata untuk tiap kacamata yang terjual.

A post shared by Scott Harrison (@scottharrison)

Scott Harrison memulai profesinya sebagai seorang pemilik nightclub dan beberapa hal yang bergesekan dengannya. Sesudah 10 tahun di dunia itu, dia pergi jadi relawan di Liberia dan banyak belajar mengenai arti kehidupan disana. Salah satunya yang menyadarkannya ialah jika di luaran sana masihlah ada yang kesusahan cari air bersih. Disana, dia membangun sebuah perusahaan charity namanya Water di mana dia menyumbang 100% keuntungan yang didapat untuk daerah yang tidak dapat terhubung air bersih.

Di tahun 1988, Jeffery mengawali sebauh usaha yang beroperasi di sektor produk kebersihan, kertas, dan keperluan individu namanya Seventh Generation. Lewat perusahaan ini, dia usaha untuk membuat beberapa produk yang tidak berpengaruh jelek di lingkungan. Tidak itu saja, 10% dari keuntungan yang belum dipotong pajak akan disembahkan untuk mendanai aktivitas nonprofit dan usaha yang konsentrasi pada komune, lingkungan, dan aktivitas yang memberi faedah pada beberapa orang. Tahun 2010, dia mundur dari kedudukannya di Seventh Generation tetapi tidak stop dari aktivitas seorang sociopreneur. Dia bahkan juga tergabung dengan American Sustainable Business Council dan membangun Community Capital Bank.

An independent woman, loving mom and devoted wife.